← Script & Kalender Konten

Lesson 3 dari 4

75%

Script Video Pendek yang Ada Alurnya

Setelah lesson ini, kamu bisa menyusun script video pendek yang punya alur jelas dari detik pertama sampai penutup

6 menit baca

Kamu minta AI bikin script video 30 detik. Hasilnya satu paragraf panjang yang kalau dibaca keras-keras butuh dua menit, dan nggak jelas bagian mana yang harus muncul di detik keberapa.

AI nggak tau video kamu berapa detik, siapa yang ngomong, dan kapan visualnya ganti. Kalau kamu nggak kasih strukturnya, dia bakal nulis artikel pendek, bukan script.

Anggap script itu kayak resep masakan. Resep yang kepake nyebut takaran dan urutan langkah. Resep yang cuma bilang "masak sampai enak" nggak nolong siapa-siapa.

Tabel satu kolom berlatar gelap, judulnya Perbandingan Script Tanpa Durasi vs Pakai Durasi, kolomnya Hasil. Baris Tanpa Durasi: satu paragraf panjang yang nggak bisa dijalanin. Baris Pakai Durasi: bisa langsung dipakai syuting.

Script yang kepake itu yang nyebut durasi dan urutan, sama kayak resep yang nyebut takaran.

Kasih durasi per bagian, bukan cuma total

Total durasi doang bikin AI nebak proporsi. Begitu kamu pecah per bagian, dia punya batas yang jelas dan hasilnya langsung bisa dipakai tanpa dipotong ulang.

Contoh

'Hook 3 detik, isi 20 detik, penutup 7 detik' ngalahin 'bikin script 30 detik'.

Kapan dipakai: Tiap kali kamu minta script buat format yang durasinya ketat.

Pisahin yang diucapin dari yang keliatan

Script yang nggak misahin dua hal ini selalu berakhir jadi paragraf. Begitu dipisah, kamu bisa lihat mana yang perlu direkam dan mana yang perlu diedit.

Contoh

Minta dua kolom: VOICEOVER dan VISUAL.

Kapan dipakai: Buat konten yang ada b-roll, teks di layar, atau ganti scene.

Sebutin siapa yang nonton, bukan cuma siapa yang ngomong

Peran ngatur gaya bicara. Penonton ngatur isi. Dua-duanya perlu, dan yang kedua paling sering kelupaan.

Contoh

'Penonton: mahasiswa yang lagi cari kopi murah buat nugas' ngalahin 'target: anak muda'.

Kapan dipakai: Kalau hasilnya kerasa umum dan bisa dipakai brand mana pun.

Contoh utuh

Prompt script 30 detik

  1. Kamu scriptwriter buat konten video pendek brand kopi susu lokal.peran
  2. Penonton: mahasiswa yang cari tempat nugas murah dan nyaman.penonton, bukan target umum
  3. Bikin script video 30 detik soal promo Kopi Pandan Gula Aren.tugas
  4. Pecah jadi: hook 3 detik, isi 20 detik, penutup 7 detik.durasi per bagian
  5. Format 2 kolom: VOICEOVER dan VISUAL.pisahin ucapan dari gambar
  6. Bahasa ngobrol, kalimat pendek, maksimal 12 kata per baris voiceover.gaya + batas terukur
  7. Jangan pakai kalimat ajakan yang maksa.larangan
Dua kartu bersebelahan berlatar gelap, judulnya Elemen Penulisan Prompt Konten. Kartu Peran Penulis: scriptwriter brand kopi susu lokal yang mengatur gaya bicara. Kartu Target Penonton: mahasiswa yang mencari tempat nugas murah, yang mengatur isi konten.

Dipecah per potongan waktu, jadi jelas siapa yang ngomong dan kapan visualnya ganti.

Giliran kamu

  1. 1 Susun prompt
  2. 2 Jalanin
  3. 3 Minta masukan

Susun, Jalanin, terus baca voiceover-nya keras-keras. Kepanjangan? Coba ubah jatah durasinya lewat Ubah sendiri.

Kamu scriptwriter buat konten video pendek .Penonton: .Bikin script soal .Pecah jadi: .Format 2 kolom: VOICEOVER dan VISUAL.Bahasa ngobrol, kalimat pendek, maksimal .

Pilihan kata

6 tempat kosong

Jangan ketik data pribadi, data kantor, atau nomor rahasia di sini. Sensor dulu, atau pakai contoh. Kenapa?

Yang sering keliru

  • Script-nya kepanjangan kalau dibaca keras

    Penyebabnya: Nggak ada batas kata per baris, cuma batas durasi

    Perbaikannya: Kasih batas kata per baris voiceover, misal maksimal 12 kata

  • Visual dan voiceover nyampur jadi satu paragraf

    Penyebabnya: Nggak minta format kolom

    Perbaikannya: Minta eksplisit: format 2 kolom, VOICEOVER dan VISUAL

  • Hook-nya lemah padahal isinya bagus

    Penyebabnya: Hook nggak dikasih jatah durasi sendiri

    Perbaikannya: Pecah durasinya per bagian, kasih hook jatah 3 detik penuh

Cek sendiri

Jawab di kepala dulu, baru buka jawabannya. Nggak ada nilai, nggak ada penalti.

  • Kenapa nyebut total durasi aja nggak cukup?

  • Apa bedanya nyebut peran sama nyebut penonton?

  • Dari modul sebelumnya: kenapa hook harus bikin penasaran, bukan ngumumin?

Rangkuman

  • Pecah durasi per bagian, jangan cuma sebut totalnya.
  • Minta format dua kolom biar ucapan dan visual nggak nyampur.
  • Sebutin penontonnya, bukan cuma perannya.