← Prompt Elements

Lesson 4 dari 6

67%

Pengenalan Few-Shot Prompting

Setelah lesson ini, kamu bisa menentukan kapan lebih baik nempelin contoh daripada nambah penjelasan

5 menit baca

Kamu udah lengkapin lima bagian. Format udah disebut, batasan udah ditulis. Tapi bentuk hasilnya masih meleset sedikit — dan tiap kali kamu jelasin lagi, melesetnya pindah ke tempat lain.

Ini titik di mana nambah penjelasan berhenti ngebantu. Yang dibutuhin bukan kalimat aturan tambahan, tapi satu contoh.

Persis kayak ngajarin adik kelas ngisi format laporan. Kamu bisa jelasin aturannya sepuluh menit, atau kasih satu laporan lama dan bilang "ikutin yang ini". Yang kedua hampir selalu lebih cepat.

Dua jalur berlatar gelap, judulnya Bagaimana cara memberikan prompt kepada AI. Panah ungu di kiri berlabel Jalur Aturan, keterangannya menyediakan instruksi langkah demi langkah tapi bisa disalahartikan. Panah kuning di kanan berlabel Jalur Contoh, keterangannya memberikan contoh langsung buat hasil yang jelas tapi mungkin nggak nyakup semua skenario.

Aturan harus diterjemahin dulu jadi bentuk, dan tiap terjemahan nyisain ruang salah tafsir. Contoh ngelewatin langkah itu.

Bentuk itu gampang ditunjukin, susah dijelasin

Aturan yang ditulis harus diterjemahin dulu jadi bentuk, dan tiap terjemahan nyisain ruang salah tafsir. Contoh ngelewatin langkah itu — bentuknya udah ada di depan mata, tinggal ditiru.

Satu contoh yang tepat sering ngalahin tiga paragraf aturan.

Contoh

Daripada nulis formatnya nama titik dua masalah titik dua tindakan, tempel satu baris jadi: Budi: telat kirim data: dikasih deadline baru.

Kapan dipakai: Waktu isinya udah bener tapi bentuknya meleset terus.

Contohnya harus persis kayak yang kamu mau

AI niru semua yang keliatan, termasuk yang nggak sengaja: tanda baca, huruf besar kecil, panjang kalimat. Jadi contoh yang asal comot dari catatan lama bisa bawa kebiasaan yang nggak kamu mau.

Baca ulang contohnya sekali sebelum ditempel. Kalau ada yang nggak kamu mau, benerin di contohnya, bukan di aturan tambahan.

Contoh

Kalau di contoh kamu pakai huruf kecil semua, hasilnya juga bakal huruf kecil semua.

Kapan dipakai: Sebelum nempel contoh apa pun.

Contoh utuh

Nambahin satu contoh ke prompt lima bagian

  1. Kamu asisten notulen yang ringkas.peran
  2. Ubah catatan rapat jadi daftar tindak lanjut.tugas
  3. Ikutin format contoh berikut persis:sinyal buat niru
  4. Budi: telat kirim data: dikasih deadline baru Jumatcontoh, bukan aturan
  5. Sekarang proses catatan di bawah ini.balik ke tugas
  6. ===
  7. [tempel catatan rapat kamu]

Satu baris contoh itu ngegantiin tiga kalimat aturan format. Lebih pendek, dan hasilnya lebih tepat.

Siluet kepala berlatar gelap yang dibagi jadi empat pita warna, judulnya Beberapa Hal yang Tanpa Sengaja ditiru AI. Tiap pita punya ikon dan label di sebelah kanannya: Huruf Kecil, Tanda Baca, Panjang Kalimat, dan Urutan Kata, masing-masing dengan keterangan bahwa AI niru hal itu dari contoh yang ditempel.

Yang ketiru bukan cuma bentuk yang kamu maksud. Semua yang keliatan di contoh ikut kebawa.

Giliran kamu

  1. 1 Susun prompt
  2. 2 Jalanin
  3. 3 Minta masukan

Pilih contoh yang bentuknya bener, terus Jalanin. Hasilnya ngikutin contohnya persis, termasuk huruf besar dan format rupiahnya?

Kamu . jadi .Ikutin format contoh berikut persis:Sekarang proses yang di bawah ini.===(Contoh catatan.) kemarin dimas beli galon 20rb, aku bayar wifi 300 ribu, rani gas 3kg 22rb, tadi dimas lagi beli sabun cuci 15rb

Pilihan kata

4 tempat kosong

Jangan ketik data pribadi, data kantor, atau nomor rahasia di sini. Sensor dulu, atau pakai contoh. Kenapa?

Yang sering keliru

  • Nambah aturan format terus tapi melesetnya pindah-pindah

    Penyebabnya: Aturan harus diterjemahin jadi bentuk, dan tiap terjemahan bisa salah tafsir

    Perbaikannya: Berhenti nambah aturan, tempel satu contoh

  • Hasilnya niru hal yang nggak kamu mau, kayak huruf kecil semua

    Penyebabnya: Contohnya bawa kebiasaan yang nggak sengaja

    Perbaikannya: Baca ulang contohnya, benerin di contohnya bukan di aturan

  • Contohnya terlalu mirip sama bahan aslinya

    Penyebabnya: AI nyalin isinya, bukan cuma bentuknya

    Perbaikannya: Pakai contoh dari topik yang beda

Ini baru permulaan

Nempelin contoh punya nama teknis dan variasinya lumayan banyak: satu contoh, beberapa contoh, berapa jumlah yang pas, dan kapan contoh justru bikin hasilnya makin acak. Semua itu dibahas lengkap di kelas Mastering Prompting. Buat sekarang cukup satu hal: kalau penjelasan udah mentok, tunjukin contohnya.

Cek sendiri

Jawab di kepala dulu, baru buka jawabannya. Nggak ada nilai, nggak ada penalti.

  • Kapan lebih baik nempel contoh daripada nambah penjelasan?

  • Kenapa contoh harus dibaca ulang sebelum ditempel?

  • Dari lesson sebelumnya: lima bagian prompt itu apa aja?

Rangkuman

  • Kalau penjelasan format udah mentok, tempel contoh.
  • AI niru semua yang keliatan di contoh, termasuk yang nggak sengaja.
  • Satu contoh yang tepat sering ngalahin tiga paragraf aturan.

Quiz

Uji Pemahaman Kamu

Masuk dulu buat ngerjain quiz

Jawaban quiz dinilai di server, jadi butuh akun biar skornya kesimpen dan modul berikutnya kebuka. Lesson yang udah kamu tandai selesai aman — otomatis kebawa begitu kamu masuk.

Masuk buat Ngerjain Quiz

Lima bagian prompt yang lengkap adalah:

Apa bedanya bagian "peran" dan bagian "konteks"?

Format hasil meleset terus padahal udah dijelasin berkali-kali. Langkah paling tepat: